Minggu, 30 November 2014
Posisi Liga Brazil
Dari 23 pemain timnas Brasil, hanya empat orang yang bermain di klub Brasil, yakni Jefferson (Botafogo), Fred (Fluminense), serta dua pemain Atletico Mineiro, yakni Jo dan Victor. Di antara mereka, hanya satu yang kerap menjadi starter, yakni Fred, si penyerang tengah. Kiper cadangan Victor dan Jefferson tak pernah dimainkan, sedangkan Jo striker cadangan.
Ke-19 pemain lain berkiprah di klub-klub Eropa. Mantan penyerang Flamengo, Luizinho Lemos, menilai, terjadi perubahan paradigma dalam perekrutan pemain timnas Brasil dalam beberapa tahun terakhir. ”Dulu, era 1970 hingga 1980-an, tim nasional memanggil bintang-bintang klub Brasil. Salah satunya Zico yang striker Flamengo dipanggil memperkuat timnas Brasil di Piala Dunia 1982,” ujar Lemos, akhir pekan lalu.
Saat ini tim ”Selecao” memprioritaskan pemain klub Eropa. Menurut Lemos, aneh jika tim ”Samba” yang berlaga di Piala Dunia, apalagi bermain di negeri sendiri, dihuni pemain yang lebih banyak tinggal di negara-negara Eropa. ”Setelah Piala Dunia usai, mereka kembali ke negara tempat mereka tinggal di Eropa. Aneh menurut saya,” ujarnya.
Ia menilai, pelatih Luiz Felipe Scolari terlalu menyederhanakan perekrutan pemain dengan menomorduakan pemain-pemain klub Brasil. Padahal, klub-klub profesional Brasil, diyakini Lemos, masih menjadi sumber pemain berbakat. ”Dan, pastinya banyak yang layak masuk tim nasional,” ujar mantan penyerang yang semasa bermain mencetak 260 gol di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, itu.
Dominasi antarklub Liga Serie A Brasil diikuti 20 klub profesional. Beberapa kota menjadi hunian klub-klub penting, di antaranya Sao Paulo, Rio de Janeiro, Belo Horizonte, dan Porto Alegre. Sao Paulo menjadi rumah klub terkemuka seperti Sao Paulo, Corinthians, dan Palmeiras.
Empat nacional (2006), dan terakhir kali Corinthians pada 2012.
Terakhir, pada perhelatan 2013, wakil Amerika Selatan, yakni Atletico Mineiro, tampil mengecewakan karena kalah di semifinal dari klub Maroko, Rasablaaja Cnca. Pada turnamen yang dijuarai Bayern Muenchen itu, Mineiro hanya berperingkat ketiga.
Jika dicermati dalam perhelatan lima tahun, yakni antara 2007 dan 2011, klub Eropa kian mend
klub ternama, yakni Fluminense, Flamengo, Vasco da Gama, dan Botafogo, berkandang di Rio de Janeiro. Belo Horizonte menjadi kandang Cruzeiro dan Atletico Mineiro. Adapun di Porto Alegre bercokol dua klub utama kota itu, Internacional dan Gremio.
Klub-klub besar di Brasil sering kali merajai Piala Intercontinental, yaitu kejuaraan yang mempertemukan juara Liga Champions Eropa melawan juara Copa Libertadores (Liga Champions Amerika Selatan). Kejuaraan ini merupakan embrio Piala Dunia Antarklub, turnamen antara klub juara setiap konfederasi.
Santos merebut trofi Piala Intercontinental pada 1962 dan 1963, mengempaskan Benfica pada 1962 dan AC Milan (1963). Klub lain yang juga pernah juara di Piala Intercontinental adalah Flamengo (1981), Gremio (1983), Sao Paulo (1992, 1993).
Ketika kejuaraan ini diambil alih Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan bertitel Piala Dunia Antarklub, Corinthians menjadi juara (2000), kemudian Sao Paulo (2005), Interominasi. AC Milan juara pada 2007, disusul Manchester United (2008), Barcelona pada 2009 dan 2011, lantas Inter Milan menjadi kampiun pada 2010.
Disadari atau tidak, surutnya prestasi klub-klub Brasil di pentas antarklub dunia memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kualitas klub profesional Brasil. Dalam jangka panjang, hal ini berdampak pula pada perhatian timnas terhadap pemain di klub Brasil.
Ke depan, berpijak pada kegagalan Brasil di Piala Dunia 2014, yang salah satunya karena berorientasi pada pemain-pemain klub Eropa, Liga Serie A Brasil perlu meningkatkan kualitas kompetisi, termasuk kualitas klub itu sendiri.
Pemain yang muncul dan dibesarkan di klub Brasil, pernah berjaya di klub Eropa, serta pernah membawa tim Brasil juara dunia harus lebih banyak dilahirkan, seperti halnya Romario Faria yang dilahirkan Flamengo.
Penyerang bertubuh gempal itu pernah sukses di Barcelona serta berjaya di empat klub Rio de Janeiro, yaitu Flamengo, Vasco da Gama, Fluminense, dan America. Prestasinya makin gemilang dengan kesuksesannya membawa Brasil juara dunia di Amerika Serikat 1994.
Ia kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa di Liga Brasil, dengan 154 gol. Akankah muncul Romario-Romario berikutnya? Terpulang kepada Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) sebagai pemegang tampuk tertinggi kepemimpinan sepak bola Brasil serta pelatih dan pemain klub-klub profesional Brasil.
SUMBER:http://brasil2014.kompas.com/read/2014/07/14/17100008/di.mana.posisi.liga.brasil
Sabtu, 29 November 2014
proffil Neymar (kapten)sepak bola brazil
Brazil adalah Negara yang tak pernah berhenti mencetak pesepakbola berbakat dan penuh talenta. Mulai dari Pele, Romario, Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho, dan Kaka,
adalah sederet nama pemain yang sukses berkarir di pentas sepakbola
Eropa bahkan Dunia. Nah, kini ada satu nama pemain asal Brazil yang
namanya mulai mengguncang panggung sepakbola, dia adalah Neymar.

Pemain yang memiliki nama lengkap Neymar da Silva Santos Júnior ini, saat ini bermain untuk raksasa La Liga, Barcelona. Dengan skill dan tehnik diatas rata-rata, Neymar di gadang-gadang akan menjadi calon bintang masa depan, dan bukan tidak mungkin dirinya akan menyamai prestasi kompatriotnya di Barcelona, Lionel Messi. Penasaran dengan sosok pemain yang satu ini? Mari kita simak profil dan perjalanan karir Neymar di bawah ini.
Nama lengkap : Neymar da Silva Santos Júnior
Nama panggilan : Neymar
Tempat/tanggal lahir : Mogi das Cruzes, São Paulo, Brasil/5 Februari 1992
Kebangsaan : Brazil
Tinggi : 175 cm
Posisi bermain : Penyerang
Klub saat ini : Barcelona
No punggung : 11
Fakta menarik dan perjalanan karir Neymar :
Pemain yang memiliki nama lengkap Neymar da Silva Santos Júnior ini, saat ini bermain untuk raksasa La Liga, Barcelona. Dengan skill dan tehnik diatas rata-rata, Neymar di gadang-gadang akan menjadi calon bintang masa depan, dan bukan tidak mungkin dirinya akan menyamai prestasi kompatriotnya di Barcelona, Lionel Messi. Penasaran dengan sosok pemain yang satu ini? Mari kita simak profil dan perjalanan karir Neymar di bawah ini.
Nama lengkap : Neymar da Silva Santos Júnior
Nama panggilan : Neymar
Tempat/tanggal lahir : Mogi das Cruzes, São Paulo, Brasil/5 Februari 1992
Kebangsaan : Brazil
Tinggi : 175 cm
Posisi bermain : Penyerang
Klub saat ini : Barcelona
No punggung : 11
Fakta menarik dan perjalanan karir Neymar :
- Neymar memulai karir juniornya pada tahun 1993 bersama klub Portuguesa Santista, dan di tahun 2003, Neymar hijrah ke tim junior Santos. Nah di klub inilah bakatnya kian terasah. 6 tahun berada di tim junior, Neymar akhirnya pindah ke tim senior Santor di tahun 2009.
- Bersama tim senior Santos, Neymar muncul sebagai pemain luar biasa yang dibekali skill dan tehnik tinggi. Tak heran jika klub-klub elit Eropa mulai meliriknya. 4 tahun membela Santos, wonderkid Brazil ini telah mengemas 103 caps dan telah mencetak 54 gol.
- Pada bursa transfer musim panas 2013/14, Neymar akhirnya resmi menjadi milik Barcelona dengan nilai transfer mencapai 57 juta Euro. Dan sejauh ini dirinya telah mencetak 4 gol bagi Blaugrana.
- Neymar sukses mencetak debut sensasional pada laga EL Clasico, dengan mencetak satu gol bagi Barcelona. Barcelona pun memenangkan laga dengan skor akhir 2-1.
- Neymar telah bergabung bersama tim senior Brazil sejak tahun 2010 lalu. Sejauh ini dirinya telah mengemas 44 caps dan 27 gol bagi Selecao. Neymar juga sukses mengantarkan Brazil meraih Piala Konfederasi 2013, usai mengalahkan Spanyol di partai puncak. Pada event tersebut, Neymar sukses meraih penghargaan sebagai pemain terbaik.
Incoming search terms:
- biodata neymar
- profil neymar
- biodata neymar jr
- biografi neymar
- neymar biodata
- neymar jr biodata
- biodata neymar jr lengkap
- biodata pemain barcelona
- biodata lengkap neymar
- biodata neymar lengkap
Rabu, 26 November 2014
Tentang semua pemain bola brazil
| NAMA | TANGGAL LAHIR | KLUB |
|---|---|---|
| Penjaga Gawang | ||
| Victor | 21 Januari 1983 | Atletico Mineiro |
| Julio Cesar | 3 September 1979 | Queens Park Rangers |
| Jefferson | 2 Januari 1983 | BOtafogo |
| Bek | ||
| Dani Alves | 6 Mei 1983 | Barcelona |
| Dante | 18 Oktober 1983 | Bayern Munchen |
| David Luiz | 22 April 1987 | Chelsea |
| Maicon | 26 Juli 1981 | AS Roma |
| Thiago Silva | 22 September 1984 | Paris Saint-Germain |
| Maxwell | 27 Agustus 1981 | Paris Saint-Germain |
| Marcelo | 12 Mei 1988 | Real Madrid |
| Henrique | 14 Oktober 1986 | Palmeiras |
| Gelandang | ||
| Paulinho | 25 Juli 1988 | Tottenham Hotspur |
| Bernard | 8 September 1992 | Shakhtar Donetsk |
| Luiz Gustavo | 23 Juli 1987 | VfL Wolfsburg |
| Willian | 9 Agustus 1988 | Chelsea |
| Hernanes | 29 Mei 1985 | Lazio |
| Oscar | 9 September 1991 | Chelsea |
| Ramires | 24 Maret 1987 | Chelsea |
| Fernandinho | 4 Mei 1985 | Manchester City |
| Penyerang | ||
| Neymar | 5 Februari 1992 | Barcelona |
| Fred | 3 Oktober 1983 | Fluminense |
| Jo | 20 Maret 1987 | Atletico Mineiro |
| Hulk | 25 Juli 1986 | Zenit |
| Pelatih | ||
| Luiz Felipe Scolari | ||
Rabu, 19 November 2014
tugas ini saya buat untuk memenuhi tugas tik smp negri 274
Tim nasional sepak bola Brasil mewakili negara Brasil dalam kejuaraan sepak bola internasional dan merupakan tim tersukses dalam sejarah. Brasil telah lima kali menjuarai Piala Dunia FIFA. Tim Brasil sering dijuluki dengan nama Seleção, yang bermakna "orang-orang yang terpilih".
Caps dan gol per Juni 12, 2014, setelah pertandingan melawan Kroasia.
Daftar isi
Rekor Piala Dunia
- 1930 - Babak 1
- 1934 - Babak 1
- 1938 - Peringkat ketiga
- 1950 - Runner-up
- 1954 - Perempatfinal
- 1958 - Juara
Pelatih: Vicente Feola - 1962 - Juara
Pelatih: Aymore Moreira - 1966 - Babak 1
- 1970 - Juara
Pelatih: Mario Zagallo - 1974 - Peringkat keempat
- 1978 - Peringkat ketiga
- 1982 - Babak 2
- 1986 - Perempatfinal
- 1990 - Babak 2
- 1994 - Juara
Pelatih: Carlos Alberto Parreira - 1998 - Runner-up
- 2002 - Juara
Pelatih: Luiz Felipe Scolari - 2006 - Perempatfinal
- 2010 - Perempatfinal
- 2014 - Peringkat keempat
Rekor Copa América
Kostum Brazil
| 1914–1917 |
| 1917 |
| 1917 |
| 1917 |
| 1918–1919 |
| 1919–1938 |
| 1938–1948 (away) |
|
Pemain
Skuat saat ini
23 pemain berikut dipanggil untuk 2014 FIFA World Cup.[9]Caps dan gol per Juni 12, 2014, setelah pertandingan melawan Kroasia.
Baru dipanggil
Para pemain berikut telah dipanggil ke skuad Brasil pada 12 bulan terakhir.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemain dengan penampilan terbanyak
- Per 15 November 2012.[2]
- Nama yang dicetak tebal masih aktif bermain sebagai pemain profesional.
| # | Nama | Tampil | Gol | Pertama kali tampil |
Terakhir kali tampil |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Cafu | 142 | 5 | 12 September 1990 | 1 Juli 2006 |
| 2 | Roberto Carlos | 125 | 11 | 26 Februari 1992 | 1 Juli 2006 |
| 3 | Lúcio | 105 | 4 | 15 November 2000 | 5 September 2011 |
| 4 | Cláudio Taffarel | 101 | 0 | 7 Juli 1988 | 12 Juli 1998 |
| 5 | Djalma Santos | 98 | 3 | 10 April 1952 | 9 Juni 1968 |
| Ronaldo | 98 | 62 | 23 Maret 1994 | 7 Juni 2011 | |
| 7 | Gilmar | 94 | 0 | 1 Maret 1953 | 12 Juni 1969 |
| Ronaldinho | 94 | 33 | 26 Juni 1999 | 28 Februari 2012 | |
| 9 | Gilberto Silva | 93 | 3 | 7 November 2001 | 2 Juli 2010 |
| 10 | Pelé | 92 | 77 | 7 Juli 1957 | 18 Juli 1971 |
| Rivelino | 92 | 26 | 16 November 1965 | 24 Juni 1978 | |
| 12 | Dunga | 91 | 6 | 19 Mei 1987 | 12 Juli 1998 |
| Dida | 91 | 0 | 7 Juli 1995 | 1 Juli 2006 | |
| 14 | Robinho | 90 | 26 | 13 Juli 2003 | 10 Agustus 2011 |
| 15 | Kaká | 85 | 29 | 31 Januari 2002 | 14 November 2012 |
| 16 | Zé Roberto | 84 | 6 | 12 Agustus 1995 | 1 Juli 2006 |
| 17 | Jairzinho | 81 | 33 | 7 Juni 1964 | 3 Maret 1982 |
| Aldair | 81 | 3 | 15 Maret 1989 | 28 Juni 2000 | |
| 19 | Émerson Leão | 80 | 0 | 8 Maret 1970 | 30 April 1986 |
| 20 | Juan | 79 | 7 | 15 Juli 2001 | 2 Juli 2010 |
Pelatih terkenal
- Cláudio Coutinho
- Vicente Feola
- Sebastião Lazaroni
- Vanderlei Luxemburgo
- Aymoré Moreira
- Carlos Alberto Parreira
- João Saldanha
- Telê Santana
- Luiz Felipe Scolari
- Mário Zagallo
- Ademir Pimenta
- Flávio Costa
Rekor
- Brasil menorehkan rekor baru dengan 10 kemenangan beruntun pada putaran final Piala Dunia 2006 setelah mengalahkan Ghana, 27 Juni 2006.
- Kapten Brasil Marcos Cafu, 36 tahun, menambahkan catatan rekor dalam kariernya di level internasional menjadi pemain Tim Samba yang paling sering menang di pertandingan Piala Dunia. Sehabis pertandingan melawan Australia di München, Minggu 18 Juni 2006, Cafu resmi menyamai rekor yang dipegang Carlos Dunga dan Claudio Taffarel sebagai pemain yang paling sering membela Brasil di Piala Dunia, yakni sebanyak 18 pertandingan. Cafu telah merasakan 14 kemenangan, lebih banyak daripada Dunga, Taffarel, dan pemain Brasil manapun. Sampai saat piala dunia ini, Cafu juga masih memegang rekor pemain Brasil dengan cap terbanyak, yakni 148 pertandingan. Dari ratusan partai itu ia hanya merasakan kekalahan sebanyak 19 kali. Rekor ini terus bertambah ketika Brasil menang atas Ghana pada babak 16 besar.
- Pada pertandingan melawan Jepang, 22 Juni 2006, Ronaldo menyamai rekor Gerd Müller pencetak gol terbanyak sepanjang piala dunia dengan total 14 gol. Pada pertandingan perdelapan final melawan Ghana, 27 Juni 2006, tambahan gol Ronaldo menjadikannya sebagai rekor pemain dengan gol terbanyak sepanjang piala dunia, dengan 15 gol.
Langganan:
Postingan (Atom)